Reportase Kelas Kolaborasi Akademi Berbagi dengan Tema "GREEN FLUENCER"
are u ready to read this article? yes. fasten you seat belt please... tulisan ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui hehe becanda buat pengantar ra po po toh...
Kelas kolaborasi yang ke 28 kali ini mengusung tema "Green Fluencer". yap sedikit asing kedengarannya perpaduan antara kata "Green" dan "Influence" yang jika dimaknai adalah suatu hal atau gerakan mempengaruhi orang lain untuk hidup lebih hijau. hijau bukan maksud cinta warna hijau lohhh.. hehe. yap greenfluence ini merupakan seorang pelopor pemberani yang tepatnya lebih bisa dikatakan sebagai pahlawan bagi alam. mereka banyak menginspirasi masyarakat indonesia tentang pentingnya cinta dan peduli terhadap lingkungan. aksi mereka bukan hanya sekedar talk only without action Namun mereka juga melakukan aksi aksi kepedulian seperti hal yang paling kecil mengingatkan rekan sejawat hingga melakukan penanaman secara besar-besaran, bahkan ada yang mengolah dan membuat suatu produk hasil kreativitas yang berbahan dasar limbah. produk tersebut pun memiliki nilai investasi yang cukup fantastis. dengan modal kayu kisaran harga 5000 rupiah dapat menghasilkan jutaan rupiah? wow banget guys.

yap itulah jargon yang kerap dikatakan master of ceremony serta itulah jargon andalan yang terpampang besar pada slide opening acara kali ini. kegiatan yang bertempat di galeri smartfren sabang ini berlangsung cukup sengit haha. suasana semakin seru ketika ice breaking dilakukan. oh iya kegiatan ini juga dihadiri oleh green ambassador HiLo dari berbagai daerah di indonesia sehingga menambah keceriaan acara ini.
event kali ini diisi oleh tiga orang green fluencer berpengalaman:
angelique dewi, pendekar, yap tepatnya wanita berparas cantik dan cerdas ini merupakan seorang nutrifood head of green committee. dengan jelas beliau memaparkan pengalaman disertai slide nya yang sangat menginspirasi peserta.
didi diarsa, seorang creative preneur dan juga merupakan seorang fluencer yang sangat presticious dengan segudang pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri. pengusaha kreatif ini telah memiliki berbagai produk cinta lingkungan yang tentunya memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. (gambar lampu di atas adalah produk yang dibawa mas didi diarsa)
prita kemal gani, seorang founder STIKOM the london school of public relations. meski ibu prita bisaa dikatakan telah berumur Namun semangatnya sebagai fluencer masih sangat tinggi sehingga cukup dapat mengispirasi banyak peserta.
yap setelah seru mendengarkan sesi presentasi dari ketiga pendekar tersebut, ini lah saat yang paling dinantikan yakni doorprize hehehe peace,,, doorprize kali ini berjumlah dua produk smartphone smartfren dengan cara live tweet Namun sangat disayangkan jempol penulis kurang semangat untuk memberikan tweet tweet maut nya sehingga doorprize dimenangkan peserta lain.
yapp demikian reportase singkat yang penulis ingin sampaikan. ini merupakan reportase pertama yang dibuat penulis, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun apabila terdapat suatu kesalahan dan khilaf yang penulis lakukan seperti layaknya manusia biasa. thanks for Brid ID, Smartfren, HiLo, Akademi berbagi. Thanks for the souvenirs...
Kelas kolaborasi yang ke 28 kali ini mengusung tema "Green Fluencer". yap sedikit asing kedengarannya perpaduan antara kata "Green" dan "Influence" yang jika dimaknai adalah suatu hal atau gerakan mempengaruhi orang lain untuk hidup lebih hijau. hijau bukan maksud cinta warna hijau lohhh.. hehe. yap greenfluence ini merupakan seorang pelopor pemberani yang tepatnya lebih bisa dikatakan sebagai pahlawan bagi alam. mereka banyak menginspirasi masyarakat indonesia tentang pentingnya cinta dan peduli terhadap lingkungan. aksi mereka bukan hanya sekedar talk only without action Namun mereka juga melakukan aksi aksi kepedulian seperti hal yang paling kecil mengingatkan rekan sejawat hingga melakukan penanaman secara besar-besaran, bahkan ada yang mengolah dan membuat suatu produk hasil kreativitas yang berbahan dasar limbah. produk tersebut pun memiliki nilai investasi yang cukup fantastis. dengan modal kayu kisaran harga 5000 rupiah dapat menghasilkan jutaan rupiah? wow banget guys.

Are you green fluence enough?
yap itulah jargon yang kerap dikatakan master of ceremony serta itulah jargon andalan yang terpampang besar pada slide opening acara kali ini. kegiatan yang bertempat di galeri smartfren sabang ini berlangsung cukup sengit haha. suasana semakin seru ketika ice breaking dilakukan. oh iya kegiatan ini juga dihadiri oleh green ambassador HiLo dari berbagai daerah di indonesia sehingga menambah keceriaan acara ini.
event kali ini diisi oleh tiga orang green fluencer berpengalaman:
angelique dewi, pendekar, yap tepatnya wanita berparas cantik dan cerdas ini merupakan seorang nutrifood head of green committee. dengan jelas beliau memaparkan pengalaman disertai slide nya yang sangat menginspirasi peserta.
didi diarsa, seorang creative preneur dan juga merupakan seorang fluencer yang sangat presticious dengan segudang pengalaman baik di dalam maupun di luar negeri. pengusaha kreatif ini telah memiliki berbagai produk cinta lingkungan yang tentunya memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. (gambar lampu di atas adalah produk yang dibawa mas didi diarsa)
prita kemal gani, seorang founder STIKOM the london school of public relations. meski ibu prita bisaa dikatakan telah berumur Namun semangatnya sebagai fluencer masih sangat tinggi sehingga cukup dapat mengispirasi banyak peserta.
yap setelah seru mendengarkan sesi presentasi dari ketiga pendekar tersebut, ini lah saat yang paling dinantikan yakni doorprize hehehe peace,,, doorprize kali ini berjumlah dua produk smartphone smartfren dengan cara live tweet Namun sangat disayangkan jempol penulis kurang semangat untuk memberikan tweet tweet maut nya sehingga doorprize dimenangkan peserta lain.
yapp demikian reportase singkat yang penulis ingin sampaikan. ini merupakan reportase pertama yang dibuat penulis, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun apabila terdapat suatu kesalahan dan khilaf yang penulis lakukan seperti layaknya manusia biasa. thanks for Brid ID, Smartfren, HiLo, Akademi berbagi. Thanks for the souvenirs...
tulisannya reportase habis kereen, kereeen sudah ada 5 W + 1 H nya
BalasHapushahaah baru tau ternyata ada komentar haha :D
BalasHapus