My Generations Film Indonesia: Problem Remaja Millenial

xxx.jpg

Ada kah yang merasa jenuh di tahun ini sambil menunggu film unik besutan karya anak bangsa Indonesia? Yap saya. Bagi saya, sekarang ini sudah jarang film-film layar lebar Indonesia yang mengangkat tentang fenomena anak remaja era millenial yang di bangun dengan gaya yang asik dan apa adanya. Kebanyakan film yang trending di akhir tahun ini terutama tentang horror movie dari kategori seram hingga pura-pura seram yang membuat malas untuk di tonton.



But anyway kita akan membahas film berjudul “My Generations Film” Indonesia yang disutradarai oleh Upi Avianto.



Hampir semua film populer yang di sutradarai Upi adalah film ber-genre anak muda, remaja dengan segudang problem kehidupannya yang sangat kompleks. Film ini memb



Film My Generation membahas tentang persahabatan empat anak sekolah diantaranya Zeke, Konji, Suki dan Orly. Keempatnya merasa bahwa liburan sekolah mereka tak istimewa. Namun hal itu membawa mereka pada kejadian-kejadian dan petualangan yang memberi pelajaran sangat berarti dalam kehidupan.



Film ini sungguh memiliki style yang berbeda dengan kegilaan yang khas sang sutradara, dengan detil dan sangat matang film ini digarap. Mengingat setelah sukses dengan film My Stupid Boss lalu dengan pemain bintang, sutradara Upi Avianto tak gentar mencari talent-talent baru untuk menjadi pemeran utamanya dalam film kali ini yaitu Bryan Warow, Arya Vasco, Lutesha dan Alexandra K. Upi menganggap talent baru ini sangat berbakat dan memiliki peluang karir yang luas dalam dunia industri film.



“Film ini mencoba memotret kehidupan anak muda masa kini yang lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Sehingga sangat mendekati realita kehidupan kaum remaja metropolis,” jelas Upi dalam sesi launching trailer film My Generation, Selasa (10/10) di Jakarta.



Film ini juga tak jauh membahas tentang norma-norma kehidupan yang masih jadi bagian kehidupan anak muda dan tidak terlepas pula kaitannya dengan problem terhadap orang tua atau keluarga. Mulai dari permasalahan percintaan, kesetaraan gender, pubertas dan lain sebagainya.



Gap atau pembatas antara orang tua dan anak ditampilkan secara gamblang dalam film ini terkait hal-hal yang menjadi realita kehidupan berkaitan dengan sistem pendidikan dan sosial lainnya. Tak heran ketika kamu nonton film ini, kamu akan tersenyum sendiri atau bahkan ikut bersedih dengan kejadian atau pengalaman yang pernah kamu alami sendiri.



Gebrakan yang ada pada film ini sungguh menonjol dengan talent baru, warna film baru serta diiringi dengan musik rap dan hiphop akan memanjakan mata dan rasa serta sensasi unik pada kamu. Segera disegerakan yang belum sempat nonton !



 

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer