Review Film Surat Cinta Untuk Kartini


[gallery ids="768,769,772,773,775,776,778,779,780,781,784,785,786,787,788,790,791,792,794,795" type="slideshow" orderby="rand"]

Malam itu (11/04) gue merasa sangat beruntung menjadi salah satu orang yang dapat menyaksikan gala premiere film Surat Cinta Untuk Kartini untuk tayangan perdana bahkan sebelum tanggal main nya di bioskop. Secara umum ketika melihat judul dan tampilan gambar film ini ketertarikan gue sedikit kurang serta rasa ingin tahu gue tertumpu pada judul film ini “Surat Cinta Untuk Kartini”. Apakah kartini yang dimaksud adalah mengisahkan tentang pahlawan wanita yang lahir di jepara serta pernah dijuluki princess of javanese? Ataukah nama “Kartini” hanyalah orang lain dengan kisah yang mirip?


Pertanyaan gue mulai terjawab ketika film ini berm ula sedikit demi sedikit. Ternyata film ini adalah film dengan genre zaman dahulu dengan latar belakang R.A Kartini. Dalam film ini mengisahkan perjuangan kartini dengan sudut pandang seorang pengantar surat. Sebut saja dia Sawardi, yang diperankan Chicco Jerikho.


Seorang wanita cantik dan cerdas serta memiliki prinsip yang kuat ini amat menjadi idaman bagi Sawardi. Namun kesenjangan yang bertolak belakang antara kalangan priayi (bangsawan) yang dimiliki kartini kerap menjadi halangan bagi Suwardi, Namun dengan tekad nya Suwardi tidak menyerah.


Putri bupati Jepara ini sangatlah mulia bagi rakyatnya, meski tergolong ningrat namun kartini selalu tampak sederhana dan bersahaja. Segala lika-liku dalam film fiktif ini seakan menjadi hal unik dan menarik karena sudut pandang berbeda sangatlah ditonjolkan dalam film ini.


Hal yang menjadi fokus gue adalah pemeran utama karakter kartini. Terbesit di pikiran gue.. siapa sih dia?   Ternyata dia bukanlah aktris ternama pada umumnya bahkan ia belum pernah bermain di layar lebar seperti ini, ia adalah aktris baru dari hasil seleksi khusus untuk mencari karakter kartini yang membutuhkan waktu selama 6 bulan lamanya. Ialah Rania Putrisari seorang model asal surabaya berparas cantik nan mungil ini berhasil dengan sangat baik memerankan kewibawaaannya serta keanggunannya sebagai seorang kartini. Dengan pakaian kebaya putih khas jawa tengah sangatlah cocok dalam pemeranan seorang kartini.


Dikisahkan perjuangan kartini yang sangat ingin membuka sekolah pribumi untuk perempuan di zamannya. Namun berbagai hal terus menghalanginya sehingga wanita cerdas ini terus berjuang pula melalui tulisan-tulisan suratnya. Begitu banyak surat yang kartini tulis membuat sang pengirim surat begitu dekat denganya sehingga Sawardi semakin ingin bersama kartini. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Silahkan saksikan di bioskop tanggal 21 April 2016 yaa bertepatan dengan hari kartini.


Gue secara pribadi sangat ingin menyaksikan film ini bahkan untuk kedua kalinya. Karena gue begitu dibuat jatuh cinta terhadap segala setting dalam film ini, pengambilan gambar, serta alur cerita yang segar diselingi sedikit komedi sehingga tidak membuat gue jenuh. Film Surat Cinta Untuk Kartini (SCUK), Really Recommended !


Gala Premiere Film Surat Cinta Untuk Kartini


20160411_224146

Komentar

Postingan Populer