Reportase Kegiatan "KANWIL DJP Pajak Besar Ngobrol Bareng Blogger"
Pajak ibarat kata yang menyeramkan ketika terlintas pertama kali ungkap peserta yang hadir pada kegiatan KANWIL DJP Pajak Besar Ngobrol Bareng Blogger yang diselenggarakan pada 17 februari 2015
Kegiatan kali ini blogger mendapat undangan dari dirjen pajak besar. Kegiatan ini dibuka oleh seorang MC yang sejatinya seorang pegawai pajak. Kantor pajak besar ini berarti kantor yang sejatinya menghimpun pajak dalam jumlah besar secara nasional.
Kembali ke pajak, kita semua harus tau bahwa tanpa pajak dari setiap warganya suatu negara tidak dapat berkembang melakukan perkembangan, perbaikan demi menyejahterakan masyrakatnya. Yang harus kita ketahui soal pajak adalah “Pajak dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat”. Karena setiap kita menggunakan fasilitas jalan, jembatan, subsidi pangan, bahan bakar hingga subsidi pendidikan secara keseluruhan banyak diperoleh dari pajak. Banyak negara negara maju yang menerapkan sistem pajak secara adil sehingga yang memiliki harta lebih maka pajaknya akan lebih besar. Singapura merupakan negara yang menerapkannya sehingga pajak dan denda dinegara singa itu sangatlah tinggi. Indonesia sendiri telah menerapkannya secara perlahan menyongsong kemajuan secara pendidikan dan kesejahteraan.
Zaman sekarang jangan takut bayar pajak, sekarang bukan zamanya gayus lagi. Kejahatan gayus terjadi akibat gayus merupakan seorang double agent, maksudnya adalah orang yang mempunyai pekerjaan ganda selain seorang pegawai pajak, dia juga seorang konsultan pajak sehingga dia yang mengumpulkan dan berkomunikasi langsung dengan para pembayar pajak dan juga dia seorang pegawai pajak yang cukup mahir dalam menyiihir nominal sehingga para pembayar pajak membayarkan pajaknya lewat gayus agar lebih murah dan gayus mendapat keuntungan darinya.
Namun masalah tersebut telah teratasi jadi masyarakat bisa tenang. Oknum yang satu genre seperti gayus tidak akan terjadi lagi karena kode etik terbaru nan tegas yang dimiliki semua pegawai pajak, salah satunya yakni hanya bekerja independen dan bukan double agent seperti gayus. Serta para pegawai pajak memiliki batasan-batasan tertentu dengan para pembayar pajak.
Satu hal yang harus kita ketahui tentang KANWIL DJP Pajak Besar ini sama sekali tidak ada transaksi pembayaran pajak, Namun hanya surat-surat administrasi pembayar pajak dan sang pembayar tetap menyetorkan di bank.
Intinya pajak itu penting. Orang bijak adalah orang yang sadar dan taat pajak. Karena pasti ia orang yang cerdas dan tau makna penting pajak yang membiayai 76,94% membiayai kebutuhan negara. Karena orang taat pajak pasti tau bahwa pajak berguna untuk segala infrastruktur maupun suprastruktur negaranya, serta untuk menyejahterakan rakyatnya.
Jadi kita sebagai masyarakat wajib pajak, percayalah kepada para pegawai pajak zaman sekarang, dan berbangga dirilah karena kita ikut membiayai negara meski hanya sedikit. Our little drop will fill up the bucket.
Berikut adalah lampiran gambar pada kegiatan ini :

ternyata kantor pajak bukan sarang yang menyeramkan justru nyaman dan ramah pegwainya hiihi :D




Komentar
Posting Komentar